Skip to content

KEJUT343 ⚡ Kilat Terlihat, Guntur Baru Terdengar—Mengapa Urutannya Begitu? Perbedaan laju cahaya dan suara membantu menjelaskan hubungan dua gejala dalam badai.

By kejut343

Before you buy

  • Review the item preview
  • Check software compatibility
  • Read the license terms
  • Check the included files
Already have an account? Sign in
Sign in

Product details

Kilat terlihat lebih dulu daripada guntur terdengar karena cahaya merambat lebih cepat daripada suara. Keduanya berkaitan dengan petir yang sama, tetapi tanda yang sampai ke mata tiba lebih dahulu daripada bunyi yang sampai ke telinga. [1]

Kilat dan guntur adalah dua gejala yang berkaitan

Petir dapat terjadi karena perbedaan potensial antara awan dan bumi, atau antara awan-awan yang berbeda muatan. Jika perbedaan itu cukup besar, terjadi pelepasan muatan melalui udara. Dalam uraian sumber, saat elektron menembus ambang isolasi udara, timbul ledakan suara yang terdengar sebagai guruh. [1]

Mengapa guntur menyusul?

Kilatan cahaya dan suara guruh berasal dari gejala petir, tetapi laju cahaya dan suara berbeda. Karena cahaya bergerak lebih cepat, kilat lebih dahulu sampai ke penglihatan; suara guruh memerlukan waktu lebih lama untuk sampai ke pendengaran. Jadi, guntur yang terdengar belakangan bukan berarti baru muncul setelah kilat terlihat—yang datang belakangan adalah bunyinya. [1]

Sumber

  • [1] Wikipedia bahasa Indonesia — Petir. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=30041533&title=Petir (diakses 2026-10-17).